Sabtu, 31 Maret 2012

Kajian Budaya Serat Wulangreh


1. DHANDANGGULA
Tembang Dhandanggula dalam Serat WulangReh terdiri dari 8 pada, inti dari tembang tersebut yaitu “nasihat tentang mencari guru kebatinan”. Sebagai orang yang belum banyak memiliki ilmu yang cukup atau masih dangkal ilmunya, kita tidak boleh lantas memberikan nasihat-nasihat atau ceramah bagi batin orang lain seperti halnya kita telah memiliki ilmu yang “mumpuni” atau luas hanya karena ingin dipuji, padahal banyak orang yang mencemooh. Bahkan memaksakan diri dengan menggunakan kata yang muluk-muluk, padahal seharusnya nasihat-nasihat tersebut dipelajari dengan tekun.
Tempat rasa atau batin yang sesungguhnya ada dalam Qur’an, namun itu hanya berlaku bagi orang yang telah mengerti betul akan makna dan isinya, karena jika menafsirkannya asal-asalan maka dapat menyesatkan dan kita akan terjerumus kedalam kesesatan karena telah salah mengartikan. Sehingga apabila ingin mengerti kita harus berguru kepada yang lebih tahu.

Guru yang pantas adalah yang baik martabatnya, tahu akan hukum, tekun beribadah, dan saleh. Salajengipun saged dipun-download wonten link menika KAJIANBUDAYAWULANGREH.pdf

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar