Rabu, 21 Desember 2011

Islam Kejawen dari Masa Kemasa




 Judul  buku   : Nilai Luhur Islam Kejawen
Penulis          : Dr. Purwadi, M.Hum dan Rofikatul Karimah, M.Si
Penerbit       : Pararaton
Cetakan        : Pertama, 2010
Tebal             : 239 halaman
Ukuran         : 14,5 x 20,9 cm


Buku ini membahas tentang perkembangan Islam di pulau Jawa yang memiliki nilai-nilai luhur Islam kejawen. Agama Islam sendiri masuk ke wilayah Jawa semenjak abad ke XI dengan ditemukanya batu nisan Fatimah binti Maimun. Islam sangat berkembang pesat di wilayah Jawa, tersebut  tidak terlepas dari peranan para Walisanga. Walisanga mempelopori dakwah Islam dibumi Jawa. Walisanga dianggap sebagai tokoh-tokoh sejarah kharismatik yang membumikan Islam ditanah yang sebelumnya berkembangbersama tradisi Hindu-Budha. Ada dua hal yang perlu dicatat sehubungan dengan adanya Islamisasi di Jawa. Pertama, agama Hindu, budha dan kepercayaan yang telah lama berkembang lebih dahulu jika dibandingkan Islam. Kedua, meskipun masih diperdebatkan kapan Islam masuk ke Jawa, tetapi Islamisasi besar-besaran baru terjadi pada abad ke-15 (periode Gresik) dan ke-16 (periode Demak) dengan momentum jatuhnya Majapahit, Kerajaan Hindu Jawa pada tahun 1478 M. (h.35-37)
Buku ini juga membahas alkulturasi kebudayaan bangsa-bangsa dunia,sebagian besar dipengaruhi oleh perkembangan politik. Berbicara mengenai alkulturasi kebudayaan islam dan Jawa,hal ini memang sudah menjadi suatu kenyataan bahwa setiap kebudayaan selalu dalam proses perubahan. Hanya saja perubahan itu ada yang cepat sekali geraknya dan ada pula yang lamban. Manusia sebagai makhluk Tuhan melebihi makhluk yang lain yakni,diberi fikiran untu menggunakan akalnya dalam mencapai ilmu pengetauhan yang lebih tinggi sehingga bisa menyaring hal-hal yang masuk seperti alkulturasi kebudayaan tersebut.
Selain itu juga menggambarkan Kemampuan wali Sanga dalam bidang seni Budaya berprinsip Jawa digawa Arab digarap. Wulangan,Wejangan dan Wedharan beliau senantiasa berusaha menjaga keselarasan agama dan budaya. Alkulturasi antara teks-teks keagamaan dengan wacana kebudayaan melahirkan kearifan local yang mampu menciptakan suasana harmonis dalam kehidupan masyarakat jawa.Peralihan adat lama menuju kehidupan baru yang bernuansa Islam tetap berjalan secara aman,tentram,damai tanpa menimbulkan kegoncangan.
Buku ini cukup lengkap pembahasanya disertai kata-kata yang mudah dimengerti. Buku ini juga memberikan gambaran yang utuh dan menyeluruh tentang aspek keagamaan yang telah diwariskan oleh Para Wali Guru Suci Ing Tanah Jawi. Secara keseluruhan buku ini sangat bagus karena isinya yang berbobot. Namun didalam buku ini tidak terdapat gambar-gambar ataupun narasi sehingga dalam membaca hanya terdapat tulisan saja dan mempunyai kesan kurang menarik. Buku ini bagus digunakan untuk referensi bagi mahasiswa ataupun masyarakat yang sedang mengkaji Islam kejawen. Maka bacalah buku ini karena bnyak  juga ajaran hidup para wali yang dapat digunakan sebagai kaca brenggala bagi praktek keagamaan pada era mutakhir sekarang.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar